Artikel

Demokrasi Parlementer Menurut S. Toto Pandoyo, S.H.

Demokrasi Parlementer Menurut S. Toto Pandoyo, S.H. dalam bukunya yang berjudul ‘Ulasan Terhadap Beberapa Ketentuan UUD 1945’ yang dikutip dalam karya M. Rusli Karim yang berjudul ‘Perjalanan Partai Politik di Indonesia, sebuah potret pasang surut’ yang menyatakan bahwa pertumbuhan demokrasi liberal atau demokrasi parlementer mewawarnai segi kehidupan, terutama kehidupan politik. Ekses negatif yang tampak dalam kehidupan politik negara meliputi segi-segi:

(a) kedudukan Pemerintah, dalam hal ini kabinet, sangat labil, terutama sebelum pemilihan umum 1955,

(b) pemerintah belum mempuyai kesempatan yang memadai untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan secara terencana dan tuntas,

(c) keputusan-keputusan politik diambil melalui perhitungan suara (voting), terutama menyangkut kebijaksanaan pemerintah dan menjadi wewenang lembaga perwakilan rakyat,

(d) oposisi dijalankan dengan cara menampakkan citra negatif terhadap pemerintah dikalangan rakyat,

(e) karena adanya iklim kebebasan maka dalam waktu yang relatif singkat kehidupan kepartaian tumbuh laksana jamur dimusim hujan.

 

 

HASIL KARYAS. Toto Pandoyo, S.H.

  1. Ulasan terhadap beberapa ketentuan Undang-Undang Dasar 1945: sistem politik dan perkembangan kehidupan demokrasi, 1981
  2. Himpunan peraturan perundang-undangan mengenai lembaga-lembaga negara dan pemerintah pusat, 1982
  3. Himpunan peraturan perundang-undangan mengenai warga negara dan penduduk negara Republik Indonesia, 1982
  4. Himpunan peraturan perundang-undangan mengenai wawasan Nusantara dan perkembangannya, 1984
  5. Wawasan Nusantara dan implementasinya dalam UUD 1945 serta pembangunan nasional, 1985

 

 

HASIL KARYA – M. Rusli Karim

  1. Agama modernisasi & sekularisasi, 1952
  2. Dinamika Islam di Indonesia : suatu tinjauan sosial dan politik, 1952
  3. HMI MPO dalam kemelut modernisasi politik di Indonesia, 1952
  4. Islam dan konflik politik era Orde Baru, 1952
  5. Nuansa gerak politik era 1980-an di Indonesia, 1952
  6. Pemilu demokratis kompetitif, 1952
  7. Perguruan Tinggi dan masyarakat, 1952
  8. Muhammadiyah dan tantangan masa depan : sebuah dialog intelektual, 1958

 

 

Sekian penjelasan mengenai Demokrasi Parlementer Menurut S. Toto Pandoyo, S.H. dan semoga bermanfaat. Jika ingin membaca artikel yang lainnya silahkan klik disini.

 

 

 

 

 

Referensi:

jurnalhukum.com

suduthukum.com

bantuanhukum-sbm.com

media.neliti.com

gramedia.com

onesearch.id

slideshare.net

encyclopedia.com

books.google.co.id

osf.io

id.wikisource.org

openlibrary.org

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

follow DPC PERADI Tasikmalaya :

https://www.instagram.com/peraditsm/?hl=id

https://www.facebook.com/profile.php?id=100086263441186

https://www.youtube.com/channel/UC8l-MjQi83djMq1hV-OfrCw

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Informasi